Batengupdate — Menjelang akhir 2025, realisasi pendapatan pajak Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tercatat mencapai Rp65,9 miliar atau 78 persen dari target tahunan.
Sekretaris BP2RD Bangka Tengah, Muslimin, mengatakan pemerintah daerah menargetkan pendapatan pajak sebesar Rp84 miliar pada tahun 2025.
“Kita berharap dengan sisa waktu satu bulan ini, capaian pajak bisa memenuhi target atau setidaknya mendekati,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Ia mengungkapkan bahwa BP2RD saat ini tengah melakukan pembaruan data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang tidak pernah diperbarui sejak 2018. Kondisi ini membuat pemutakhiran data menjadi mendesak.
“Sejak 2018 belum ada pembaruan. Tahun ini sudah mulai, sekitar 20 ribu data di Pangkalanbaru,” jelasnya.
Pangkalanbaru diprioritaskan karena menjadi kecamatan dengan kontribusi pendapatan pajak terbesar di Bangka Tengah.
Pada 2026, pembaruan data PBB akan dilanjutkan ke Kecamatan Koba, mencakup sekitar 15 ribu objek pajak.
“Data PBB memang sudah lama tidak update, padahal idealnya diperbarui tiga tahun sekali. Pajak ini sangat bergantung pada ketersediaan data,” katanya.












