Bangka Barat, Pramedia.id – Banjir rob setinggi sekitar 40 sentimeter merendam rumah warga di wilayah pesisir Tanjung, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Minggu (7/12/2025). Sedikitnya lebih dari 300 rumah di tiga RT di Kelurahan Tanjung terdampak banjir yang sudah memasuki hari ketiga.
Banjir rob terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras sejak pagi, disertai tekanan pasang air laut. Kondisi ini membuat air laut masuk dan menggenangi permukiman warga.
Untuk membantu warga, Satuan Polairud Polres Bangka Barat menyalurkan bantuan berupa mesin pompa air. Peralatan tersebut digunakan untuk mempercepat proses pengeringan air yang merendam rumah-rumah warga di pesisir.
Sementara itu, warga setempat tampak memindahkan barang-barang berharga dan kendaraan ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi banjir susulan. Pasalnya, hujan masih terus mengguyur kawasan Mentok hingga siang hari.
Banjir yang telah berlangsung selama tiga hari ini semakin mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk kegiatan memasak dan pekerjaan rumah lainnya.
Kartini salah seorang warga mengungkapkan, warga masih menunggu petunjuk terkait relokasi warga yang terdampak banjir.
“Rencananya akan ada relokasi kepada warga terdampak, namun hingga saat ini kami masih menunggu, apakah kami benar-benar akan drelokasi atau tidak,” ujarnya.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa atau warga yang terseret arus pasang. Kerugian material tercatat relatif kecil dan dinilai tidak terlalu signifikan.
Warga tetap memilih bertahan di rumah masing-masing meski khawatir akan banjir susulan. Mereka mengaku tidak memiliki alternatif tempat tinggal lain.












