Batengupdate — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) terus berupaya mencari solusi agar program pembangunan infrastruktur tetap berjalan pada tahun 2026, meski kondisi keuangan daerah tengah mengalami defisit.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama Kepala DPUTRP, Fani Hendra, telah melakukan audiensi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan bertemu langsung dengan Wakil Menteri Diana Kusumastuti untuk membahas strategi dukungan pembangunan.
Fani Hendra menjelaskan bahwa pada 2026, DPUTRP akan memprioritaskan perbaikan jalan dan drainase, terutama di wilayah yang kerap terdampak banjir.
“Kami berupaya fokus perbaikan beberapa jalan dan drainase untuk mengatasi banjir,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Ia menyebut jumlah lokasi yang akan ditangani cukup banyak, terutama area yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir beberapa waktu terakhir.
Fani menilai langkah Bupati Bangka Tengah ke Kementerian PUPR merupakan ikhtiar penting untuk memastikan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.
“Apa yang diperjuangkan Bupati dalam keadaan anggaran defisit adalah ikhtiar untuk membangun daerah menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Fani juga mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah daerah dengan menjaga kebersihan drainase di lingkungan permukiman melalui semangat gotong royong.












