WhatsApp :0838-9361-5794 / Email : pramedianews@gmail.com

Hari Kelima Pencarian, Nelayan Lansia Hilang di Perairan Mentok Belum Ditemukan

pramedia.id

Bangka Barat | Pramedia.id — Hingga hari kelima operasi pencarian dan pertolongan (SAR), seorang nelayan lansia bernama M. Adnan Sahid (67) yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Karang Berang-berang, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah sektor pencarian, Selasa (13/1/2026).

Korban merupakan warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Berdasarkan data Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, korban berjenis kelamin laki-laki dan saat terakhir diketahui mengenakan baju hitam dan celana hitam. Perahu yang digunakan korban adalah perahu kayu berwarna kuning abu-abu dengan panjang sekitar 5–6 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang melalui laporan Renops SAR H.5 menyebutkan, pencarian telah dilakukan sejak Senin (12/1/2026) pukul 06.30 WIB. Tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan menyisir dua sektor pencarian dengan total luas area mencapai 60 nautical mile persegi menggunakan pola parallel search pattern.

Pada sektor pertama, pencarian dilakukan menggunakan kapal nelayan, sementara sektor kedua menggunakan RIB 03 Mentok. Selain penyisiran laut, tim juga melakukan e-broadcast dan pemberitahuan marabahaya (mapel) kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP).

Sebanyak lebih dari 30 personel dari berbagai unsur dilibatkan dalam operasi ini, di antaranya rescuer USS Mentok, TNI AL, Polairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, BPBD, Babinsa TNI AD, aparat desa, relawan, nelayan setempat, serta keluarga korban.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dari arah barat laut dan tinggi gelombang mencapai 0,8 meter.

Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur. Pencarian direncanakan berlangsung selama sepekan, dan apabila korban ditemukan, akan segera dievakuasi ke RS Bakti Timah Muntok untuk penanganan lebih lanjut.

WhatsApp
Januari 17, 2026
Januari 15, 2026
Januari 14, 2026
Januari 14, 2026
Januari 14, 2026
Januari 14, 2026
Januari 13, 2026
Januari 13, 2026
Januari 12, 2026
Januari 12, 2026
Januari 12, 2026
Januari 12, 2026

Baca Juga

Scroll to Top